Video Iptu Ali Berdebat Dengan Ormas yang Ingin Menertibkan Atribut Natal di Sragen

HarianIndonesia.net – Video Iptu Ali Berdebat Dengan Ormas yang Ingin Menertibkan Atribut Natal di Sragen

Media sosial sedang ramai memperbincangkan aksi Kepolisian Resor Sragen yang mencegah aksi razia sebuah ormas.

Ormas itu berdalih akan menertibkan penggunaan atribut non-muslim seperti yang fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) nomor 56 tahun 2016.

Dalam video yang diunggah di Youtube oleh akun Sukowati Channel, tampak Kapolres Sragen AKBP Cahyo Widiarso mencegah pimpinan ormas Mala Kunaifi untuk masuk ke dalam minimarket.

Menariknya, perdebatan sempat memuncak ketika anak buah Cahyo, Iptu Ali mendebat Mala Kunaifi.

Dalam perdebatan itu, Ali mengatakan razia yang hendak dilakukan Mala menyalahi agama dan prosedur hukum di Indonesia.

” Antum enggak bisa ngelarang ranahnya pemilik toko. Antum gimana sih?” kata Ali.

Mala awalnya sempat mendebat ucapan Ali. Tetapi, tak lama kemudian Ali mendebat balik Mala.

” Rahmatan lil alamin-nya di mana, hah? Rahmatan lil alamin-nya di mana?” ucap Ali dengan suara meninggi.

Di akhir perdebatan keduanya, Ali sempat menyinggung ayat dalam Alquran yang berarti, ‘Agamamu adalah agamamu dan agamaku adalah agamaku.’ Tetapi, Mala tetap tak terima dengan pernyataan Ali. Kata Mala, ” Sebentar Pak Ali, yang memakai bukan mereka, yang memakai orang kita.”

” Orang kita kerja di sini (swalayan) cari nafkah,” ucap Ali membalas jawaban Mala.

Sejak awal, Cahyo yang bersikap santai dengan tuntutan ormas itu menjawab permohonan untuk menggelar razia. Tetapi, dengan santai Cahyo menolak permintaan ormas itu.

” Tidak ada ormas yang bisa menggeledah dan merazia,” ujar Cahyo.

Baca juga : Ratna Sarumpaet Ngaku Tak Tahu Dugaan Makar Sri Bintang di Kalijodo

MUI Pusat sebelumnya telah mengeluarkan imbauan kepada ormas yang memiliki niatan untuk merazia lembaga atau swalayan. Ketua Umum MUI Pusat Ma’ruf Amin secara keras mengutuk aksi razia sejumlah ormas.

Seharusnya, kata dia, ormas menyosialisasikan dan mengedukasi masyarakat mengenai munculnya fatwa tersebut.

” Eksekusi adalah tugas pemerintah. Masyarakat melaporkan ke pihak yang berwajib, bukan sweeping,” ucap dia, Selasa, 20 Desember 2016.

Berikut Videonya:

Sumber: http://www.dream.co.id/news/polisi-hardik-ormas-yang-razia-ini-perdebatannya-1612233.html

One thought on “Video Iptu Ali Berdebat Dengan Ormas yang Ingin Menertibkan Atribut Natal di Sragen

Comments are closed.