Tak Ada Narkoba di Permen Dot, Importir Minta Pemkot Surabaya Rehabilitasi Produknya

Tak Ada Narkoba di Permen Dot

Berita Heboh  – Tak Ada Narkoba di Permen Dot, Importir Minta Pemkot Surabaya Rehabilitasi Produknya

Pemkot Surabaya diminta segera merehabilitasi permen merek Keras, yang sebelumnya diduga mengandung narkoba. Sebab nyatanya, permen ini mengantongi izin edar dari Balai Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) tertanggal 19 Agustus 2013 dengan masa berlaku hingga 19 Agustus 2018.

Permintaan merehabilitasi nama jajanan anak itu disampaikan PT Petrona Inti Chemindi selaku importir produk asal China.

“Sejak hari ini sampai 14 hari ke depan, klien kami meminta pihak Pemkot Surabaya bersedia melakukan sosialisasi bersama ke masyarakat untuk membersihkan stigma negatif atas produk permen dot. Baik berupa iklan atau sosialisasi lainnya,” terang Prihadi Saputro, selaku kuasa hukum PT Petrona Inti Chemindi, dalam jumpa pers di Hotel JW Marriott Surabaya, Senin (13/3)

Dalam jumpa pers itu, pihak importir permen juga mengundang Satpol PP Surabaya, Satnarkoba Polreatabes Surabaya dan Balai BPOM untuk melakukan klarifikasi bersama. Sayang, pihak Satpol PP dan Balai BPOM tidak hadir.

PT Petrona Inti Chemindo sangat menyesalkan kegaduhan isu kandungan narkotika dalam permen bermerek asli Pinguin Brand tersebut. “Permen ini merupakan produk impor yang telah disetujui BPOM tertanggal 19 Agustus 2013 dengan masa berlaku sampai 19 Agustus 2018,” katanya.

Pihaknya menyayangkan Satpol PP dalam undangan konferensi pers tersebut. Meski demikian, dia pastikan masalah ini tidak akan dibawa ke meja hijau.

“Klien kami sangat dermawan, klarifikasi bersama lebih penting dari sekedar kerugian yang ditanggung akibat isu negatif tersebut,” tegasnya.

Baca juga : Gerakan Relawan Agus-Sylvi Alihkan Dukungan Untuk Ahok-Djarot

Seperti diberitakan sebelumnya, Satuan Pol PP Kota Surabaya melakukan razia permen yang diduga mengandung narkoba selama dua hari, sejak hari Senin (6/3) hingga hari Selasa. Razia dilakukan di toko dan pedagang asongan di sekitar sekolah-sekolah yang tersebar di 14 kecamatan tersebut, pihak Sat Pol PP menyita 345 botol permen, yang diduga mengandung narkoba tersebut.

Namun, setelah dilakukan uji laboratorium oleh BPOM, ternyata tidak ditemukan kandungan narkotika maupun kandungan berbahaya lainnya pada permen merek Keras tersebut.

Sumber: https://www.merdeka.com/peristiwa/tak-ada-narkoba-di-permen-dot-importir-minta-produknya-rehabilitasi.html

Dewahoki adalah Bandar Casino Online Terbesar

One thought on “Tak Ada Narkoba di Permen Dot, Importir Minta Pemkot Surabaya Rehabilitasi Produknya

Comments are closed.