Spanduk Mengandung Tulisan Provokatif Dicopot Polres Magelang

HarianIndonesia.net  – Spanduk Mengandung Tulisan Provokatif Dicopot Polres Magelang

Spanduk provokasi akhirnya dicopot oleh aparat Polres Magelang. Spanduk provokasi ini berisi ajakan untuk berbelanja di toko ataupun warung milik warga pribumi. Spanduk ini dipasang oleh Gerakan Pribumi Berdaulat Magelang Raya (GPBMR). Pihak kepolisian juga memanggil dan memeriksa Ketua Front Pembela Islam (FPI) Kabupaten Magelang Antha dan salah satu koordinator GPBMR, Anang Imamuddin.

Menurut Kapolres Magelang AKBP Hindarsono, langkah anak buahnya mencopot spanduk yang sempat terpasang di sejumlah titik di Muntilan merupakan upaya antisipasi. Alasannya, spanduk itu bernada provokatif dan berpotensi meresahkan masyarakat.

“Kami turunkan spanduk atau banner itu karena mengandung unsur provokatif yang dapat menimbulkan keresahan bagi masyarakat,” katanya.

Hindarsono menambahkan, selama ini wilayah hukum Polres Magelang sudah kondusif. Menurutnya, sudah menjadi kewajiban kepolisian untuk memelihara keamanan, ketertiban masyarakat tanpa membedakan agama, suku, dan golongan masyarakat tertentu. Polisi, katanya, wajib memberikan rasa aman bagi seluruh masyarakat.

“Jadi kalau ada tindakan provokatif kami wajib melakukan penertiban,” tuturnya.

Soal pemeriksaan terhadap Antha dan Anang yang sempat jadi pertanyaan masyarakat, Hindarsono menegaskan langkah itu hanya untuk meminta keterangan.

“Pemanggilan sebagai upaya pengambilan keterangan,” ujarnya.

Baca juga : 8 Pelaku Sweeping Restoran di Solo Ditetapkan Jadi Tersangka

Seperti diketahui, pada Rabu (14/12/2016), di beberapa titik di Muntilan terpasang spanduk bertuliskan Pribumi Berdaulat Putera Daerah Berkarya dan Gerakan Belanja di Toko Pribumi. Lawan Penjajahan Asing dan Aseng. Namun, polisi mencopot spanduk-spanduk itu pada Jumat (16/12/2016) dan memeriksa Antha dan Anang.

Sumber: http://www.berantai.com/detail/dicopot-spanduk-ajakan-berbelanja-di-toko-pribumi-dinilai-memprovokasi.html

One thought on “Spanduk Mengandung Tulisan Provokatif Dicopot Polres Magelang

Comments are closed.