Ratu Mariyuana Schapelle Corby Dideportasi ke Australia

Corby Dideportasi ke Australia

Topik Terkini  – Ratu Mariyuana Schapelle Corby Dideportasi ke Australia

Mantan narapidana kasus narkoba Schapelle Leigh Corby (40) telah mendapatkan status bebas murni sehingga dia bisa meninggalkan Bali menuju negara asalnya, Australia. Corby yang mendapat julukan “Ratu Mariyuana” harus melalui proses deportasi yang berlangsung Sabtu (27/5) malam lewat Bandara Internasional Ngurah Rai dengan perlakuan istimewa.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Provinsi Bali Ida Bagus Ketut Adnyana di Denpasar mengatakan bahwa selama masa pembebasan bersyarat, Corby telah menaati ketentuan yang berlaku termasuk saat menjalani masa bimbingan.

Corby dijadwalkan meninggalkan Bali menuju Australia pada hari Sabtu (27/5) sekitar pukul 22.00 WITA dengan maskapai penerbangan Virgin Australia.

Sebelum terbang ke negeri asalnya, wanita berusia 40 tahun itu terlebih dahulu mendatangi Balai Pemasyarakatan Kelas I Denpasar sekitar pukul 17.30 WITA untuk menyelesaikan administrasi pembebasannya. Saat tiba di Kantor Balai Pemasyarakatan, Jalan Ken Arok Denpasar, Corby menutupi wajahnya dengan kerudung agar terhindar dari sorotan kamera awak media.

Corby kemudian diserahkan kepada pihak Imigrasi untuk selanjutnya dideportasi ke Negeri Kanguru. Corby mendapatkan pengawalan ketat aparat keamanan mulai dari kediamannya di kawasan Kuta, Kabupaten Badung, hingga Bandara Ngurah Rai.

Dari pantauan, perlakuan Istimewa diperlihatkan oleh jajaran terkait dalam pemulangan Corby ini, seperti ketatnya pengamanan oleh pihak Kepolisian yang menjadi ujung tombak pengamanan.

Corby tidak masuk dan melakukan pengecekan tiket laiknya penumpang lainnya, namun melalui pintu khusus, bukan pintu terminal keber‎angkatan Internasional.

Informasi yang dihimpun, Corby langsung masuk ke Apron Bandara Internasional Ngurah Rai melalui pintu Kargo. Pintu itu juga digunakan untuk loading kendaraan serta barang-barang Raja Saudi Arabia, Salman‎ bin Abdulaziz al-Saud, beberapa waktu lalu.

Baca juga : Pengadilan Tinggi DKI Tunjuk Lima Hakim Tangani Kasus Ahok

Corby ditangkap di Bandara Ngurah Rai pada tahun 2004 karena kedapatan membawa 4,1 kilogram mariyuana atau ganja. Majelis Hakim Pengadilan Negeri Denpasar kemudian menjatuhkan vonis 20 tahun penjara pada Mei 2005.

Pihak Corby kemudian melakukan upaya hukum tingkat lanjut di tingkat banding vonisnya menjadi 15 tahun dan kasasi di Mahkamah Agung yang menguatkan kembali vonis di PN Denpasar selama 20 tahun penjara.

Selama menjalani masa tahanan di Lapas Kerobokan, Corby menerima beberapa kali remisi atau pengurangan masa tahanan hingga Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono memberikannya grasi dan pemotongan masa hukuman selama 5 tahun pada tahun 2012 sehingga total hukumannya menjadi 15 tahun.

Pada tahun 2014, Corby kemudian mendapatkan pembebasan bersyarat sehingga total yang bersangkutan menjalani masa tahanan selama 9 tahun.

Sumber: http://www.beritasatu.com/hukum/433267-ratu-mariyuana-corby-dideportasi-ke-australia.html

One thought on “Ratu Mariyuana Schapelle Corby Dideportasi ke Australia

Comments are closed.