Polisi Ungkap Peredaran Pil PCC di Medan, 2 Pengedar Ditangkap

Polisi Ungkap Peredaran Pil PCC di Medan, 2 Pengedar Ditangkap

Polisi Ungkap Peredaran Pil PCC di Medan, 2 Pengedar Ditangkap

Polisi mengungkap peredaran pil Paracetamol Caffeine Carisoprodol (PCC) di Medan. Dua tersangka diringkus bersama 2.000 butir lebih obat keras tak berizin edar itu.

Dua tersangka yang ditangkap masing-masing berinusial JP (49), warga Jalan Mandala By Pass, dan EW (55), warga Jalan Krakatau, Medan. “Keduanya ditangkap tim yang melakukan undercover pada Rabu (20/9),” kata AKBP Ganda Saragih, Kasat Reserse Narkoba Polrestabes Medan, Jumat (22/9) siang. agen sakong

Yang pertama ditangkap yaitu JP. Dia diringkus setelah tim menyelidiki informasi mengenai peredaran pil PCC di Jalan Mandala By Pass.

Dari tangan JP disita 186 butir pil PCC yang sudah diubah kemasannya dari kemasan pabrikan ke dalam plastik klip.

Pengembangan dilakukan. JP mengaku membeli obat ilegal itu dari EW, seorang pemilik apotek di kawasan Jalan Krakatau.

Dalam penangkapan EW, polisi menyita 1.944 butir pil PCC. Selain itu ditemukan pula sejumlah obat yang juga sudah tidak mendapat izin edar. Obat lain yang disita yakni: 164 butir pil Atarak, 1.170 butir THCL, 137 Atarax, 30 butir Prisium, 4 ampul Tramodol, 12 butir Valisambe, 15 butir Librax, 10 butir Alpraszolam, dah 8 Codifront. Berita Terbaru

Dari penyelidikan diketahui EW ternyata pernah berurusan dengan pihak Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) Medan karena kasus sama. Dia bahkan pernah divonis bersalah di pengadilan karena perkara peredaran obat tanpa izin edar.

EW mengaku sudah lama menjual pil PCC. “Dijual Rp 7 ribu per butir. Lalu oleh tersangka JP dijual kembali seharga Rp 10 ribu per butir,” ujarnya.

Baca juga : Peneliti Menduga Ada Makhluk Misterius di Gua Es Antartika

Pihak kepolisian masih mendalami kasus ini untuk mengetahui pemasok pil itu ke apotek milik EW. Pengakuan sementara tersangka, pil itu dipasok penjual obat-obatan freelance.

“Kita sudah mengindikasi orangnya, namun kita masih perlu bukti kuat untuk menangkapnya,” sebut Ganda.

Dalam kasus ini, JP dan EW dikenakan Pasal 197 jo Pasal 106 UU No 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan. “Ancamannya 15 tahun penjara,” pungkas Ganda.

Sumber: https://www.merdeka.com/peristiwa/polisi-ungkap-peredaran-pil-pcc-di-medan-2-orang-ditangkap.html

One thought on “Polisi Ungkap Peredaran Pil PCC di Medan, 2 Pengedar Ditangkap

Comments are closed.