situs poker
agen poker
casino online
bandar bola
capsa online
Poker Online
bandar sakong
Breaking News

Polisi Temukan Bukti Baru Dalam Pembantaian Satu Keluarga di Medan

Bukti Baru Dalam Pembantaian

Berita Terbaru  РPolisi Temukan Bukti Baru Dalam Pembantaian Satu Keluarga di Medan

Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) masih melakukan pengembangan setelah berhasil meringkus dalang pembantaian sadis, Andi Lala, di Desa Pekan Tua, Kecamatan Kempes, Kabupaten Indra Giri Hilir, Riau.

“Tersangka Andi Lala masih menjalani proses pemeriksaan oleh petugas kita yang melakukan penangkapan. Besok (hari ini) dia baru tiba di Medan,” ujar Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Sumut, Kombes Pol Nurfalah, Sabtu (15/4).

Nurfalah mengatakan, hasil pemeriksaan sementara diketahui ada tambahan baru barang bukti. Dimana, Andi Lala menggunakan besi panjang menyerupai linggis menghantam kepala korbannya sebelum digorok menggunakan senjata tajam.

“Barang bukti itu dibuang Andi Lala ke dalam parit yang tidak jauh dari lokasi kejadian pembantaian di Jl Mangaan Gang Benteng, Kelurahan Mabar, Kecamatan Medan Deli. Barang bukti itu sedang dicari oleh anggota,” katanya.

Andi Lala (35), sebagai otak pelaku pembunuhan satu keluarga di Jl Kayu Putih, Lingkungan XI, Kelurahan Mabar, Kecamatan Medan Deli, sudah berakhir. Pembunuh sadis ini diringkus dari tempat persembunyiannya di Desa Pekan Tua, Kecamatan Kempes, Kabupaten Indra Giri Hilir, Riau, Sabtu (15/4).

Penangkapan itu di dekat lokasi pesta salah satu pesta masyarakat di sana. Beredar kabar bahwa Andi ditembak polisi. Penembakan di bagian kaki itu dilakukan polisi karena Andi memberikan perlawanan saat akan ditangkap. Setelah mendapatkan pengobatan, Andi diboyong ke Medan, Sumatera Utara (Sumut).

Baca juga : Ayah Korban Pembunuhan Minta Andi Lala Dihukum Mati

Informasi yang diperoleh, polisi sudah mendeteksi keberadaan Andi di Riau. Sekitar pukul 21.00 WIB, polisi hendak melakukan penangkapan. Namun, penangkapan tertunda karena Andi sedang berada di lokasi hajatan masyarakat di sana. Sekitar pukul 04.00 WIB, ketika situasi sudah sepi, petugas melakukan penangkapan.

Sebelumnya, Andi Syahputra (27) dan Roni (33), dua tersangka pembantaian satu keluarga di Jl Rumah Potong Hewan/Manggaan, Kelurahan Mabar, Kecamatan Medan Deli, Sumatera Utara (Sumut), Minggu (9/4) kemarin, juga diringkus. Mereka mempunyai peranan dalam menghabisi korbannya.

Lima orang korban pembunuhan yang masih satu keluarga itu adalah Harianto alias Riyanto, (40) kepala keluarga, Sri Ariyani (35) istri, Naya (13), Gilang (8) dan Sumarni (60) metua Riyanto. Sedangkan Kinara (4), anak paling kecil masih kritis karena luka pada bagian mata dan kepala.

“Roni sebagai eksekutor yang menghabisi Syifa Fadilah Hinaya alias Naya, Gilang dan memukuli Kinara. Peranan Andi Syahputra melakukan pengawasan sekitar rumah korban saat eksekusi dilaksanakan,” ujar Kepala Bidang Humas Polda Sumut, Kombes Pol Rina Sari Ginting.

Selain Roni, Andi Lala juga terlibat langsung dalam melakukan pembantaian. Buronan polisi ini diketahui menghabisi Riyanto, Ariyani dan mertua Riyanto, Sumarni. Dengan cara brutal dan sadis, para pelaku ini menusuk tubuh dan menggorok leher para korbannya.

Setelah melakukan aksinya, ketiga pelaku pembantaian itu meninggalkan lokasi kejadian. Selain melarikan sepeda motor Honda Vario milik Riyanto, pelaku juga membawa kabur handphone milik seluruh korban pembantaian tersebut.

Berdasarkan handphone itu, polisi dengan menggunakan teknologi kemudian melacak keberadaan para pelaku. Keberadaan handphone itu ternyata berada di dalam sebuah rumah di Jl Pembangunan II, Desa Sekip, Kecamatan Lubuk Pakam, Kabupaten Deli Serdang. Rumah itu ternyata tempat tinggal Andi Lala, adik ipar Ariyani istri Riyanto.

Sumber: http://www.beritasatu.com/nasional/425384-polisi-temukan-bukti-baru-dalam-pembantaian-satu-keluarga-di-medan.html