KPK Mulai Periksa Saksi Kasus Suap Auditor BPK

Kasus Suap Auditor BPK

Berita Terkini  – KPK Mulai Periksa Saksi Kasus Suap Auditor BPK

Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mulai memeriksa pihak-pihak yang dinilai mengetahui, mendengar atau melihat sesuatu terkait kasus suap Badan Pemeriksa Keuangan. Saksi tersebut diperiksa terkait kasus dugaan suap pemberian opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) kepada Kementeriaan Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemdes PDTT), Rabu (31/5).

Salah seorang auditor BPK bernama Bonanganom menjadi saksi pertama yang diperiksa penyidik terkait kasus ini. Keterangan Andi bakal digunakan penyidik untuk melengkapi berkas penyidikan dengan tersangka Irjen Kemdes PDTT, Sugito.

“Andi ini diperiksa sebagai saksi untuk tersangka SUG (Sugito),” kata Jubir KPK, Febri Diansyah.

Sebelumnya, Febri mengatakan pemeriksaan terhadap para saksi diperlukan penyidik untuk mengkonstruksikan kronologis pemberian opini WTP dari BPK atas laporan keuangan Kemdes hingga berujung suap. Penyidik bakal menelusuri pihak-pihak dari Kementerian Desa yang aktif menghubungi auditor BPK terkait dengan audit keuangan tersebut.

“Kita perlu pemeriksaan pihak-pihak lain. Jika sesuai dengan aturan yang berlaku tentu enggak ada relevansi dengan suap. Tapi kalau ada info lain kaitan dengan suap ini, kita akan pelajari dan dalami,” ungkapnya.

Selain itu, dalam pengembangan kasus ini, KPK juga akan menelusuri sumber uang sebesar Rp 240 juta yang diduga diberikan Irjen Kemdes, Sugito kepada Auditor Utama Keuangan Negara III BPK Rochmadi Saptogiri dan Auditor BPK Ali Sadli melalui pejabat Eselon III Jarot Budi Prabowo.

“Kita akan cari tahu rangkaian proses (suap ini), termasuk sumber dananya,” ungkap Febri.

Baca juga : HP Firza Dengan HP Rizieq Ada Transmisi, Polisi Sudah Cek Ke Telkom

Tak hanya Andi, untuk mengusut kasus ini, tim penyidik bakal memeriksa saksi-saksi lainnya baik yang berasal dari unsur BPK maupun Kemdes. Tak tertutup kemungkinan KPK akan memeriksa Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT), Eko Putro Sandjojo. Dikatakan, pemeriksaan para saksi, termasuk Eko Putro tergantung kebutuhan tim penyidik. Yang pasti, kata Febri, pihaknya akan melihat relevansi Eko terkait kasus ini.

“Nanti kita akan liat lebih lanjut. Kita akan umumkan siapa saja saksinya dan penjelasan pemeriksaan itu terkait apa,” katanya.

Diketahui, KPK menetapkan empat orang tersangka dalam kasus dugaan suap pemberian predikat opini WTP terhadap laporan keuangan Kemdes PDTT tahun 2016. Empat orang tersangka tersebut yakni, Irjen Kemdes PDTT, Sugito; Eselon III Kemdes PDTT, Jarot Budi Prabowo; serta dua Auditor BPK RI, Rochmadi Sapto Giri, dan Ali Sadli.

Sugito diduga menyuap sebesar Rp 240 juta kepada Rochmadi Sapto dan Ali Sadli melalui Jarot Budi Prabowo. Suap itu diduga bertujuan agar BPK memberikan predikat opini WTP terkait laporan keuangan Kemdes tahun 2016.

Atas tindak pidana yang diduga dilakukannya, Sugito dan Jarot Budi Prabowo yang ditetapkan sebagai tersangka pemberi suap dijerat dengan Pasal 5 ayat (1) huruf a atau Pasal 5 ayat (1) hurub b atau Pasal 13 Undang-undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Juncto Pasal 64 KUHP Juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Sedangkan Rochmadi Sapto Giri dan Ali Sadli yang menjadi tersangka penerima suap, disangkakan melanggar Pasal 12 huruf a atau b atau Pasal 11 Undang-undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Juncto Pasal 64 KUHP Juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Sumber: http://www.beritasatu.com/hukum/433880-kpk-mulai-periksa-saksi-kasus-suap-bpk.html

One thought on “KPK Mulai Periksa Saksi Kasus Suap Auditor BPK

Comments are closed.