situs poker
agen poker
casino online
bandar bola
capsa online
Poker Online
bandar sakong
Breaking News

Korban Prostitusi Online Candy’s Group Diduga Masih Anak-anak

Korban Prostitusi Online Candy's Group

Berita Terkini¬† – Korban Prostitusi Online Candy’s Group Diduga Masih Anak-anak

Praktik prostitusi online yang dilakukan lewat media sosial Facebook dibongkar jajaran polisi Mapolda Metro Jaya. Bisnis esek-esek itu disamarkan dalam sebuah akun yang diberi nama ‘Official Candy’s Grup’.

Dirkrimsus Mapolda Metro Jaya, Kombes Wahyu Hadiningrat mengatakan, kasus itu masih terus dikembangkan. Sebab, sangat dimungkinkan jumlah korbannya bertambah.

“Korban ini memang ada potensi bertambah. Hingga saat ini yang sudah teridentifikasi ada 8,” ujar Wahyu, di Polda Metro Jaya, Rabu (15/3).

Wahyu juga mengatakan saat ini pihaknya baru mengamankan empat pelaku kejahatan seksual tersebut.

“Tidak menutup kemungkinan apabila akan ada tersangka lainnya dalam kasus ini. Mengingat, saat ini dia beserta tim masih terus melakukan proses identifikasi,” katanya.

Namun, lanjut Wahyu, hingga kini pihaknya masih mendalami kasus tersebut.

“Itu perlu kita identifikasi dulu, sebab di samping ada gambar dan filmnya kita harus tahu pelakunya siapa dan di mana dilakukan, dan kemudian korban sudah ditemukan,” pungkas Wahyu.

Baca juga : Remaja di Samarinda Dicekoki Sabu dan Diperkosa Bergiliran Oleh 13 Sopir Angkot

Sebelumnya, penyidik dari Sub Direktorat Cyber Crime Polda Metro Jaya praktik pornografi melalui sebuah akun Facebook bernama ‘Official Candy’s Group’. Kasus ini bikin kaget karena para korban yang adalah kecil di bawah umur.

Kapolda Metro Jaya, Irjen M Iriawan menyebut, dari pengungkapan tersebut pihaknya mengamankan empat pelaku bernama Wawan (27), Dede (24), Dicki Firmansyah (17) dan SHDW (16). Di mana korbannya berusia 4 hingga 8 tahun.

“Jadi anggota meng-share video dan foto yang memuat pornografi anak ke dalam grup Facebook dan WhatsApp ini yang sudah disediakan oleh pelaku,” kata Iriawan di Mapolda Metro Jaya, Selasa (14/3).

Sumber: https://www.merdeka.com/jakarta/diduga-masih-ada-anak-anak-korban-prostitusi-online-candys-group.html

Agen Judi Bandar Sakong Online Terpercaya di Indonesia