Jalani Pra Rekonstruksi, Pembunuh Sekeluarga di Aceh Disoraki Warga

Harianindonesia.net, Berita Kriminal – Jalani Pra Rekonstruksi, Pembunuh Sekeluarga di Aceh Disoraki Warga

Polisi melakukan pra rekonstruksi pembunuh satu keluarga yang terjadi di Jalan Tgk Malem Muda, Gampong Mulia, Kecamatan Kuta Alam, Banda Aceh. Ada 100 adegan diperagakan oleh tersangka Ridwan (22) di rumah korban, Kamis (25/1).

Selama tiga jam Satreskrim Polresta Banda Aceh menggelar rekonstruksi di Rumah Toko (Ruko) milik korban. Warga sekitar heboh. Ratusan orang menonton pra rekonstruksi di luar garis polisi atau sekitar 50 meter dari ruko korban.

Warga menyaksikan pra rekonstruksi pembunuhan yang menimpa Tjie Sun (46), Minarni (40) dan anak laki-laki, Callietos NG (8). Garis polisi berwarna kuning sempat putus karena desakan warga yang ingin menyaksikan lebih dekat. Petugas polisi pun langsung mengikat kembali dan meminta warga tenang dan tidak terlalu mendekat dengan garis polisi.

“Tolong jangan terlalu dekat dengan garis polisi,” pinta Ipda Dahlan kepada warga menggunakan pengeras suara tergantung di bahunya.

Setelah menunggu lama, proses pra rekonstruksi pun selesai. Lalu, tersangka keluar dari ruko korban dengan pengawalan ketat personel kepolisian.

Saat itulah, warga yang menyaksikan itu meneriaki tersangka. Bahkan petugas kepolisian harus berkali-kali mengingatkan agar tidak melewati garis polisi. Warga tak bisa menahan emosi melihat tersangka melintasi di depan mereka. Mobil yang membawa tersangka sempat dipukul-pukul warga. bandar bola

Nena Ahmadi, tetangga yang tinggal hanya 20 meter dari ruko korban mengaku sengaja datang hendak melihat rekonstruksi ini. Dia menceritakan, setelah dua pekan pasca kejadian itu, dia merasakan suasana mencekam di waktu malam. Meskipun tidak pernah terjadi kejanggalan apapun.

“Sedikit mencekam, waktu malam. Karena setiap orang lewat selalu tanya soal kejadian ini,” kata Nena Ahmadi.

Berdasarkan pengakuan tersangka Ridwan (22), pembunuhan itu dilakukan Jumat 5 Januari sekitar pukul 15.00 WIB. Baru kemudian diketahui oleh warga setelah menaruh curiga ruko tak buka pada Senin malam (8/1). Anggota Polsek Kuta Alam membongkar paksa ruko tersebut dan menemukan para korban.

Setelah dilakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), petugas langsung bergerak melacak tersangka. Akhirnya tak sampai 2×24 jam, tersangka berhasil dibekuk, Rabu (10/1) sekira pukul 18.00 WIB di Bandara Kuala Namu Lantai I, Medan Sumatera Utara.

Tersangka diancam dengan pasal 338 Jo 340, 365, 389 KUHP. Ancaman hukuman minimal seumur hidup dan maksimal hukuman mati. Saat ini tersangka sudah mendekam di Mapolresta Banda Aceh untuk proses penyidikan lebih lanjut.

Sumber: https://www.merdeka.com/peristiwa/jalani-pra-rekonstruksi-pembunuh-sekeluarga-di-aceh-disoraki-warga.html

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *