Geng Motor Jepang Sewa Kontrakan Rp 600 ribu per Bulan Buat Markas

Harianindonesia.net, Berita Terbaru – Geng Motor Jepang Sewa Kontrakan Rp 600 ribu per Bulan Buat Markas

Sore tadi salah satu tersangka penjarahan toko baju di Depok dibawa ke rumah kontrakan yang dijadikan markas mereka. Kontrakan itu terletak di kawasan Pitara, Pancoran Mas, Depok.

Dengan mengenakan penutup kepala dan baju tahanan, AB (18) berjalan tertunduk. Kontrakan itu menjadi lokasi berkumpulnya Geng Motor Jepang atau Jembatan Mampang.

AB dibawa ke lokasi kontrakan dengan maksud mencari bukti lain atas kejahatan yang mereka lakukan pada Minggu dinihari lalu di Toko Fernando. Polisi masih mencari barang bukti lain yang tersisa saat pengerebekan seperti senjata tajam dan pakaian hasil curian. sakong

“Kami juga masih mengejar Ketua dari Geng Jepang dan para pelaku lain,” kata Kasat Reskrim Polresta Depok Kompol Putu Kholis Aryana, Selasa (26/12).

Baca juga : Ketua Geng Motor Jepang jadi Tersangka Penjarahan Toko di Depok

Rumah kontrakan itu adalah rumah petakan yang salah satunya disewa geng ini. Letaknya berada dalam gang. Rumah itu terdiri dari lima kamar sekitar 3 x 5 meter luasnya.

Penuturan warga, rumah itu sudah sering dijadikan markas oleh geng motor. Pemiliknya bernama Jamal yang tinggal di Pancoran Mas. Warga sudah sering menyarankan agar pemilik tidak lagi menyewakan pada orang tidak jelas.

“Kami sudah capai tiap ada kejadian pasti digerebek lagi,” kata salah satu warga yang enggan disebut namanya.

Sementara itu, AB mengaku, menyewa rumah untuk tinggal dan berkumpul. Rumah itu dihuni beberapa temannya. Seluruh kamar yang berada di rumah petak itu disewa oleh teman-temannya.

“Harga sewanya Rp 600 ribu tiap bulan,” katanya.

Sumber: https://www.merdeka.com/peristiwa/geng-motor-jepang-sewa-rumah-rp-600-ribu-per-bulan-buat-markas.html

One thought on “Geng Motor Jepang Sewa Kontrakan Rp 600 ribu per Bulan Buat Markas

Comments are closed.