Akhir Pelarian Asworo Tersangka Pembunuhan Chatarina

Tersangka Pembunuhan Chatarina

Informasi Terkini  – Akhir Pelarian Asworo Tersangka Pembunuhan Chatarina

Sebulan berlalu, polisi akhirnya berhasil meringkus Martinus Asworo (33), terduga kuat pembunuh tunangannya, Chatrina Wiedyawati alias Wiwit (30). Keberhasilan polisi ini dibenarkan Kapolda Sumsel Irjen Pol Agung Budi Maryoto.

“Ok, betul, di Lampung. Tolong di-blow up,” ungkap Agung melalui pesan singkat kepada merdeka.com, Senin (12/6).

Menurut Agung, dirinya telah memerintahkan anak buahnya untuk konsentrasi dalam menangani kasus itu. Dia tidak mengizinkan tim buru pulang sebelum Asworo tertangkap.

“Setiap minggu dua kali rapat bahas itu karena cukup sadis. Perintah saya tim tidak boleh pulang sebelum ditangkap,” tegasnya.

Asworo merupakan orang terakhir yang bersama korban. Sejumlah barang bukti dalam kasus ini mengarah kepada dia.

Sebelumnya keluarga korban juga memiliki argumen yang menguatkan dugaan kepada Asworo. Pertama Asworo merupakan orang terakhir bersama korban, saat berangkat dari Prabumulih menuju Palembang menggunakan mobil rental. Mereka semestinya terbang ke Yogyakarta untuk melakukan preeweding.

“Wiwit bilang Sabtu pergi ke Palembang dan besoknya jam tujuh pagi terbang. Tapi malam Minggu itu sudah hilang kontak,” kata Kakak sepupu korban, Tere beberapa waktu lalu.

Kedua Asworo hilang setelah korban ditemukan tewas. Nomor ponselnya juga tak aktif lagi. “Kami yakin tunangannya itu pelakunya, tidak mungkin orang lain,” ujarnya.

Keterangan bahwa orang terakhir yang bersama korban adalah Asworo juga datang dari adik sepupu Wiwit, Alvian Nur Budi Prasetyo.

Alvian menerangkan bahwa dari keterangan salah seorang rekan calon suami Wiwit, Asworo sempat pulang ke mess pada Minggu (7/5) pagi dengan menggunakan sebuah mobil. Mobil itu berdasarkan rekaman CCTV di mess, lanjut Alvian, sempat dicuci bagian dalamnya saja.

“Mobil itu kalau dari keterangan polisi di Palembang yang menangani kasus pembunuhan Mbak Wiwit merupakan mobil rental yang biasa disewa oleh Asworo. Mobil saat ini diamankan oleh petugas. Dari keterangan petugas saat saya di Palembang untuk menjemput jenazah Mbak Wiwik, ditemukan bercak darah dan pada handle remnya mengalami kerusakan,” ungkap Alvian.

Alvian menambahkan bahwa calon suami Wiwit diketahui pada Minggu sore pergi dengan tergesa-gesa menggunakan sepeda motor. Saat ditanya teman satu messnya, kata Alvian, Asworo pamit mau pergi ke laundry. Sejak itu, Asworo tak lagi diketahui keberadaannya.

“Keanehan lainnya adalah dari beberapa ATM milik Mbak Wiwit semuanya kosong. Dari pelacakan yang dilakukan keluarga, di salah satu rekening Mbak Wiwit ada uang Rp 6,5 juta tetapi ditarik oleh seseorang sebesar Rp 6,4 juta pada hari Kamis (11/5) di daerah Lampung Timur,” jelas Alvian.

“Padahal, saat itu Mbak Wiwit diketahui sudah meninggal dunia. Anehnya itu kok ATM-nya kosong, padahal orang mau menikah itukan harusnya punya tabungan. Tapi kok rekening Mbak Wiwit kosong,” tambahnya.

Alvian juga menambahkan bahwa pada Minggu (7/5) pagi, sempat ada perubahan status BBM milik Wiwit. Statusnya, ucap Alvian, bertuliskan “Save Flight”.

“Padahal Mbak Wiwit itu diperkirakan meninggal pada Sabtu (6/5) malam hingga Minggu (7/5) dini hari. Itu berdasarkan keterangan dari petugas. Kok bisa pagi statusnya BBM-nya bisa update. Saat pemeriksaan barang-barang milik Mbak Wiwit, telepon genggam dan ATM diketahui hilang,” pungkas Alvian.

Baca juga : Marak Kasus Penembakan, Polisi Selidiki Pabrik Senjata Api Rakitan

Jasad korban ditemukan di semak-semak kawasan Jalan Sukabangun II, Kelurahan Sukajaya, Sukarami, Palembang, Kamis (11/5). Jenazah korban telah membusuk dan sulit dikenali. Di tubuhnya terdapat luka di kepala, bagian depan dan belakang akibat benda tumpul. Ada juga luka di wajah dan langit-langit mulut.

Wiwit rencananya akan menikah dengan Asworo pada September 2017. Mereka menjalin hubungan asmara saat bertemu di gereja satu tahun lalu.

Wiwit sempat menghubungi keluarga untuk datang ke Yogyakarta bersama calon suaminya dengan tujuan menggelar preeweding sehari sebelum hilang kontak. Dia meminta dijemput di bandara jika telah tiba. Namun begitu dijemput, Wiwit tak terlihat dan tidak masuk dalam manifes penumpang pesawat.

download qq poker online

Sumber: https://www.merdeka.com/peristiwa/akhir-pelarian-asworo-terduga-kuat-pembunuh-wiwit.html

One thought on “Akhir Pelarian Asworo Tersangka Pembunuhan Chatarina

Comments are closed.